Tips Berjualan Online di Marketplace

Berjualan secara online dapat dilakukan di berbagai media, salah satunya adalah melalui marketplace online. Marketplace online yang dimaksud adalah tempat berjualan online di mana setiap orang dapat membuat dan memposting sendiri barang-barang yang akan dijual dan berhubungan langsung dengan calon pembeli secara online. Contoh beberapa marketplace online di Indonesia adalah : Tokopedia, Bukalapak, Shopee, OLX, Elevenia, Lazada, dan lain-lain.

Kami akan berbagi beberapa tips berjualan online di marketplace, berdasarkan pengalaman kami dan agan-agan anggota komunitas kami. Marketplace yang kami maksud di sini tentunya adalah marketplace yang bisa kami support sampai saat ini, yaitu : Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.

1. Produk yang menjual

Carilah produk yang menjual. Produk yang ditawarkan harus memiliki nilai lebih dari segi fungsi, harga dan manfaat.

Produk yang menjual bukan semata-mata berarti produk yang sedang "in" atau "trend" di pasaran. Seringkali produk-produk trend adalah produk-produk yang identik dengan "pesta banting harga", semakin banyak penjual, semakin turun harganya; akhirnya banyak agan-agan penjual yang terjerumus dalam "panic-selling" yaitu menurunkan harga jual (malah terkadang jual harga modal atau jual rugi) agar produknya cepat habis terjual dan bisa dapat uang, karena produk yang sama banyak tersedia di toko-toko lain dan membanjiri pasar (contoh : produk spinner yang trend beberapa tahun lalu).

Carilah produk yang unik dan tidak banyak memiliki saingan; atau buatlah suatu produk menjadi unik, dengan menambahkan nilai lebih, contohnya : bundling set alat sekolah, berupa tas, kotak pensil, pulpen dan buku yang bertema karakter kartun Disney atau karakter superhero Avengers. Tetapi bukan berarti hindari produk "in" atau "trend", agan tetap bisa kok jualan produk yang "trend" tanpa harus banting harga, yaitu dengan menciptakan nilai lebih dari produknya.

2. Foto Produk yang jelas dan menarik

Produk yang ditawarkan harus menarik dan menjual dari segi foto maupun dari segi fungsional produk itu sendiri. Fotolah produk yang dijual dengan mempergunakan latar belakang yang menarik (tetapi jangan sampai latar belakang lebih dominan dibanding produk itu sendiri, fungsi latar belakang hanyalah untuk membuat kesan dari suatu produk, contohnya : kesan natural, kesan elegan, kesan glamor, dll), disertai dengan foto yang mampu menjelaskan secara singkat tentang kegunaan produk, cara pemakaian, serta keunggulan produk yang ditawarkan.

Pengambilan foto produk bisa dilakukan oleh kamera handphone/smartphone biasa, tidak harus dengan kamera profesional. Untuk pencahayaan, bisa dilakukan secara outdoor atau di bawah cahaya matahari langsung, atau bisa juga secara indoor atau di dalam ruangan, dengan memanfaatkan meja dan lampu meja. Posisi/angle saat pemotretan juga penting diperhatikan; carilah posisi yang bisa menjelaskan produk, misalkan untuk foto buku, hindari mengambil foto dari atas, tetapi posisi kurang lebih 45 derajat dari samping kanan buku, tujuannya agar terlihat ketebalan buku.

3. Posting lebih dari 20 produk dalam satu toko

Saat awal-awal kami mulai berjualan online, produknya cuma ada 5, dan.... jreeeeengg! 1 bulan posting ngga ada pembeli!

Cari produk sebanyak-banyaknya, semakin banyak pilihan produk, semakin baik kesempatan toko agan jadi laris manis.

Dalam dunia retail ada efek yang kami sebut "emosi pajangan". Seringkali saat kita mengunjungi suatu toko, kita beli barang yang sebenarnya ngga perlu dan ngga niatan kita beli, hanya karena warna/modelnya menarik saat dipajang (misalkan tas ada warna merah, biru, silver, gold, dll...), tapi ujung-ujungnya kita hanya beli 1 model/warna saja.. sampai di rumah pas dilihat-lihat lagi, kok kayaknya ngga sebagus tadi yah? Nah itu namanya efek pajangan. Itulah mengapa semua toko di mall berlomba-lomba "menghias" toko dan memajang produknya sebagus mungkin; dan setiap produsen berlomba-lomba mendesain kemasan produknya sebagus mungkin.

Hal yang sama juga berlaku di toko online, semakin banyak pilihan, semakin menarik warna-warni foto barangnya, semakin menarik dan asik bagi calon pembeli untuk membeli barang yang ditawarkan.

Jika produk agan kurang banyak, jangan kuatir, agan bisa manfaatkan fasilitas "dropshipper" yang ada di beberapa marketplace, atau agan bisa ikutan program dropshipper dari inabaystore. :)

4. Sering update produk

Sering-seringlah update produk, entah itu posting produk baru, atau cuma rubah keterangan atau harga produk; karena toko agan bakalan "kesundul ke atas", saat calon pembeli mencari produk sejenis di marketplace online toko agan bakalan tampil duluan di halaman awal dibanding toko-toko lain yang menjual barang sejenis.

5. Responsif, ramah & sabar terhadap pelanggan

Selain update produk, toko agan bakalan "kesundul ke atas" setiap kali produk agan terjual, jadi pandai-pandailah merayu calon pelanggan.

Jadilah penjual yang responsif: artinya kalau ada calon pembeli yang tanya-tanya, jawablah sesegera mungkin, semakin lama merespon, semakin kecil kesempatan agan untuk menjual, karena calon pembeli sudah keburu "pindah ke lain hati" - beli di toko yang bisa segera jawab pertanyaannya; bayangkan kalau si calon pembeli nanya soal ketersediaan stok produknya jam 8 pagi, agan baru jawab jam 8 malam atau keesokan harinya! Kecuali kalau memang cuma agan di dunia ini yang punya barangnya atau kalau si pembeli sabaaaaaar banget, baru kemungkinan si pembeli akan beli barang agan (tapi berdasarkan pengalaman teman-teman di inabaystore, profil pembeli di Indonesia tidak sesabar itu sih...).

Jadilah penjual yang ramah: keuntungan dari sistem online adalah, kebanyakan agan interaksi dengan calon pembeli pakai chat, bukan per telepon atau ketemu langsung; jadi ngga masalah kalau suara agan serak atau logat agan kasar, kalau bicara teriak-teriak atau seperti orang marah; dan juga sebelum posting ketikan di chat, kita bisa periksa dulu kata-katanya.

Jadilah penjual yang sabar: walaupun si calon pembeli bikin emosi level dewa... agan bisa relaksasi dulu, menenangkan jiwa dan pikiran biar ngga emosi sebelum jawab chat pembeli; sejengkel-jengkelnya agan, ingatlah kata-kata ajaib ini : TOKO AGAN BAKALAN "KESUNDUL KE ATAS" SETIAP KALI PRODUK AGAN TERJUAL!

6. Jagalah rating toko tetap tinggi

Biasanya di setiap marketplace, toko agan akan diberikan rating toko (berupa gambar bintang atau medali di toko agan); pahami aturan-aturan dari setiap marketplace untuk menaikkan rating toko dan hindari sebisa mungkin turun rating.

Beberapa pembeli sangat melihat rating toko (reputasi toko), walaupun harga agan udah dibanting sampe lantainya jebol, dan produknya keren banget, kalau rating toko agan jelek, belum tentu si calon pembeli mau membeli di toko agan, karena calon pembeli takut barang tidak sesuai, pelayanan jelek, pengiriman bermasalah, dll.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat rating toko semakin tinggi:

1. Hindari membatalkan transaksi bila barang tidak tersedia: beberapa calon pembeli tanpa ba bi bu tanya-tanya langsung order di toko agan. Nah, jangan langsung diklik "proses pembelian", mintalah dengan sopan ke pembeli untuk membatalkan transaksi (jangan agan yang membatalkan transaksinya). Apabila pembelian sudah terlanjur di"proses", agan bisa cari produk yang sama di toko lain, gunakan fasilitas "dropship" yang disediakan marketplace untuk mengirim barang ke pembeli walaupun agan harus merugi sedikit atau untung sedikit. Bila barang yang sama memang tidak ada, ya sudahlah... agan harus ikhlas rating toko agan turun, jangan menyerah dan tetap bersyukur ya gan!

2. Mintalah si pembeli untuk memberikan komentar dan rating yang baik di toko agan. Tentunya setiap pembeli akan dengan senang hati memberi komentar dan rating yang tinggi bila pelayanan, respon dan pengiriman barang agan sangat baik.

3. Jual barang sebanyak mungkin juga akan mendongkrak rating toko; jadi pandai-pandailah bernegosiasi dan merebut hati calon pembeli, bila motif atau barang yang diinginkan calon pembeli ternyata tidak tersedia, tawarkan produk atau motif lain disertai iming-iming bonus tambahan; cara ini terbukti sangat efektif di kalangan anggota inabaystore, karena itu kami juga menyediakan fasilitasnya, bisa di cek di bagian "promosi", "promo pembeli".

7. Pahami pembeli dan cari solusi

Ini salah satu trik penjualan secara umum. Setiap pembeli memiliki ciri masing-masing, coba pahami tipe-tipe pembeli, untuk apa mereka membeli, barang seperti apa yang diinginkan, jawab pertanyaan pembeli dengan lengkap dan detail akan sangat membantu dalam menjual. Jadilah bawel di chat, tapi bawel yang positif yak..

Untuk menjawab pertanyaan pembeli, agan harus mengetahui persis barang yang dijual. Seringkali jika agan menggunakan sistem dropship, si penjual "pelit" informasi, jadi agan susah menjelaskan kepada calon pembeli. Nah, di Inabaystore, agan bisa chat langsung di group jika mau tanya-tanya soal barang yang dijual; selain itu Inabaystore juga mendorong para anggotanya untuk lebih bisa "merasakan, menikmati dan memahami" sendiri barang jualannya, beberapa barang yang dijual bisa dibeli dengan poin penjualan, selengkapnya bisa dilihat di bagian "promosi", "poin penjualan".

Cara ini tidak ada kamusnya, satu-satunya cara belajar adalah dengan mencoba chat dengan pembeli sesering mungkin. Beberapa anggota Inabaystore yang sudah bisa memahami calon pembelinya sangat sukses dalam menjual, calon pembeli yang awalnya hanya mau beli 1 buah barang, akhirnya membeli lebih dari 1 barang.

8. Bukalah toko sebanyak mungkin

Nah, ini saran yang harus dipahami baik-baik. Bukalah toko online sebanyak mungkin di beberapa marketplace dan sosial media, dengan syarat: AGAN HARUS MAMPU DAN PUNYA WAKTU UNTUK MENGELOLA TOKONYA! Jika tidak punya waktu atau tidak bisa mengelola beberapa toko, sebaiknya agan fokus ke satu toko saja.

Prinsip retail online hampir sama dengan retail offline, buka toko di beberapa tempat untuk "trapping"/menjaring pembeli. Cara ini banyak dilakukan pemilik toko di mall atau tempat komersial lainnya, seringkali satu orang memiliki beberapa toko di satu mall, di beberapa tempat di lantai yang berbeda, bahkan seringkali nama tokonya pun berbeda.

Tidak semua pembeli mau mencari barang di beberapa marketplace sekaligus. Banyak orang yang hanya punya 1 aplikasi marketplace atau sosial media di smartphonenya. Selain itu biasanya tiap marketplace mengadakan promo yang berbeda tiap bulannya, bisa berupa cashback, gratis ongkos kirim, diskon, dll; dari pengalaman yang ada, biasanya penjualan di suatu marketplace yang mengadakan promo akan meningkat dibanding marketplace yang tidak mengadakan promo. Nah.. dengan memiliki minimal 1 toko di setiap marketplace dan sosial media, kesempatan agan lebih besar untuk menjual; tapi sekali lagi inget ya... tidak mudah mengelola beberapa toko sekaligus.

9. Lakukan promosi secara berkala

Ini trik yang umum dari setiap penjual. Promosi yang dimaksud bisa berupa potongan harga, mengikuti program yang diberikan marketplace (misalkan mengiklankan di marketplace, atau mengikuti program cashback), atau bisa juga rajin posting dan promosi di sosial media, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dll.

Jangan sayang untuk meluangkan waktu dan modal untuk promosi, karena ini sangat terbukti untuk mendongkrak penjualan toko agan. Carilah jenis promosi yang efektif buat agan, efektif dalam arti harga ekonomis dan memiliki pengaruh yang besar untuk penjualan toko agan.

Kalau agan tanya: apa bentuk promosi yang paling efektif? Jawaban kami: tergantung jodohnya gan! Berdasarkan pengalaman, setiap promosi memiliki pengaruhnya masing-masing, tidak ada promosi yang lebih baik dari yang lainnya. Agan yang aktif di sosial media, pastinya akan lebih efektif kalau promosinya di sosial media; agan yang sudah memiliki langganan di marketplace, pastinya akan lebih efektif berpromosi di marketplace. Kalau agan masih bingung, jangan ragu untuk mencoba berbagai cara promosi, nanti juga akan ketemu jodohnya di mana.

10. Jangan pernah menyerah!

Jangan mudah menyerah! Ini adalah kalimat yang selalu ada di setiap pengalaman kami dan anggota-anggota kami.

Jadilah pebisnis yang bijak dan realistis! Tidak ada pebisnis yang langsung berhasil, semuanya ada prosesnya. Kalau ada yang bilang: kalau agan menjalankan bisnis A atau B, agan tinggal ongkang-ongkang kaki dan menikmati keuntungan setiap bulannya; biasanya bohong besar atau bisnisnya ilegal/bodong.

Kalau mau jujur, 1 bulan pertama kami berjualan online di toko sendiri (belum ada sistem seperti sekarang), gagal total, tidak ada pembeli. Setelah 3 bulan berjualan, rata-rata omzet Rp.200.000,- per bulan (omzet lho, bukan keuntungan bersih!), tetapi omzetnya terus naik perlahan setiap bulannya. Nah dari situlah kami belajar banyak tentang berjualan online di marketplace, setelah berdiskusi teman-teman, jadilah kami menciptakan sistem inabaystore yang sekarang (setelah 2 tahun bersusah payah berjualan di toko sendiri dengan omzet yang tidak seberapa dibanding omzet tertinggi anggota Inabaystore yang sekarang); sistem Inabaystore terbukti efektif mendongkrak penjualan teman-teman anggota Inabaystore. Beberapa anggota kami sudah memiliki omzet jutaan per bulannya hanya dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan; yang dulu waktu kami mencoba berjualan di toko sendiri tanpa sistem bisa tercapai setelah 6 bulan berjualan.

JANGAN PERNAH MENYERAH APAPUN KENDALANYA. Jangan pernah lelah melayani calon pembeli, jangan pernah bosan untuk update toko.

HUBUNGI KAMI

Taman Alfa Indah F 2/3, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat 11640 - Indonesia.


INABAYSTORE@GMAIL.COM

+62-21-5840528

+62 8111 777 615